KD 3.11 PERUBAHAN LINGKUNGAN


(Bagian 1 : Nomor 1-6)
Jawaban UKBM
KD 3.11
PERUBAHAN LINGKUNGAN


CONTOH PERUBAHAN LINGKUNGAN

Eksploitasi,     aktivitas hidup dan proses produk lainnya memberikan hasil samping yang terbuang pada media lingkungan yang sering dinamakan limbah.


1.      Perubahan Lingkungan dan Pencemaran Lingkungan
Perubahan Lingkungan
            Terganggunya keseimbangan lingkungan dikarenakan faktor alam dan faktor manusia.
Pencemaran Lingkungan
            Masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup (MH), zat energi, atau komponen lain ke lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang meyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
2.      Faktor Penyebab Perubahan Lingkungan
a.       Faktor Alam
Faktor alam yang dapat merusak lingkungan adalah bencana alam, seperti gunung meleus, gempa bumi, tsunami, kekeringan, kebakaran hutan, angin puting beliung, dan perubahan musim. Perubahan lingkungan akibat faktor alam sulit dilakukan pencegahan karena terjadi secara tiba-tiba dan dapat menimbulkan kerusakan serius terhadap lingkungan.
b.      Faktor Manusia
Aktivitas manusia yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan
1)      Pembukaan lahan
menghilangkan beberapa komponen biotik pada suatu ekosistem. Peristiwa ini mengakibatkan punahnya flora dan fauna tertentu, perubahan daur hidrologi, dan kurangnya kesuburan tanah.
2)      Aktivitas pertanian dengan penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang berlebihan
Ø Penggunaan pestisida →  resistensi hama, terbunuhnya organisme bukan sasaran, adanya residu pestisida pada hasil panen, serta pencemaran air dan tanah.
Ø Penggunaan pupuk kimia → terganggunya penyerapan air oleh akar dan terjadinya eutrofikasi.
Ø Penggunaan bibit unggul sistem monokultur  mengurangi keanekaragaman makhluk hidup (MH).
3)      Eksploitasi sumber daya laut yang tidak ramah lingkugan
Ø Pemakaian bahan peledak → merusak terumbu karang.
Ø Penggunaan pukat harimau → mengganggu regenerasi ikan.
3.      Berdasarkan tempatnya polusi dibedakan menjadi polusi air, polusi tanah, dan polusi udara
Ø  Polusi air
masuknya makhluk hidup (MH) atau zat lain ke dalam air yang menyebabkan kualitas air menurun ke tingkat tertentu sehingga tidak dapat berfungsi sesuai peruntukannya.
-          Air yang kita memanfaatkan seharusnya dapat memenuhi syarat kualitas dan kuantitas.
·         Secara kualitas air yang sehat harus memenuhi syarat fisik, biologi, dan kimia agar tidak merugikan kesehatan.
Ø  Secara fisika, air yang sehat adalah air yang jernih, tidak berasa, dan tidak berbau.
Ø  Secara kimia, air yang sehat harus bebas dari bahan beracun dan berbahaya (B3).
Ø Secara biologi, air yang sehat harus memenuhi syarat tidak mengandung mikroorganisme patogen yang dapat menyebabkan penyakit.
Ø  Polusi tanah
diakibatkan oleh aktivitas rumah tangga yang menghasilkan limbah domestik, kegiatan industri yang menghasilkan limbah industri, dan kegiatan pertanian yang menghasilkan limbah pertanian.
Ø  Polusi udara
-                      kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan makhluk hidup (MH), mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti.
-                      masuknya atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya ke atmosfer yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan manusia secara umum, serta menurunkan kualitas lingkungan.
Ø    mengakibatkan peristiwa penipisan ozon (O3), efek rumah kaca, dan pemanasan global.
Ø    Senyawa pencemar udara digolongkan menjadi 2, yaitu :
·         Senyawa pencemar primer
Senyawa pencemar yang langsung dari sumber pencemar.
·         Senyawa pencemar sekunder
Senyawa penemar yang berasal dari hasil reaksi senyawa-senyawa pencemar primer di udara.
Perhatikan gambar berikut!
4.      Dampak yang terjadi akibat ketiga jenis polutan
ü  Gambar A Limbah Rumah Tangga
-          limbah organik yang mencemari perairan mengakibatkan penurunan oksigen terlarut.
-          tinja dapat mengakibatkan penyakit disentri, cacingan, kolera, dan tifus.
-          limbah anorganik mengakibatkan terhalangnya cahaya matahari masuk ke perairan sehingga mengganggu aktivitas fotosintesis fitoplankton.
ü  Gambar B Limbah Pertanian
-          pestisida dapat mengakibatkan kematian organisme air dan organisme lain yang meminum air tersebut.
-          Penggunaan pupuk yang berlebih mengakibatkan peningkatan zat hara di perairan. Peningkatan zat hara mengakibatkan populasi beberapa jenis tumbuhan air mengalami pertumbuhan cepat sehingga menutupi permukaan air.
ü  Gambar C Limbah Pabrik/Industri
-          logam berat (kodmium, merkuri, timbal, dan seng), arsenat, krom, timah, benzene serta karbon tetra klorida dapat mengganggu fungsi organ tubuh manusia bahkan beberapa di antaranya penyebab kanker.
5.      Gambar B merupakan peristiwa EUTROFIKASI
EUTROFIKASI
-          Pencemaran air yang disebabkan oleh munculnya nutrient yang berlebihan ke dalam ekosistem perairan.
-          Pertumbuhan tanaman air yang sangat pesat yang disebabkan oleh peningkatan fosfat dalam air.
PROSES EUTROFIKASI
            Eutrofikasi terjadi karena adanya kandungan bahan kimia yaitu fosfat (PO3-). Suatu perairan disebut eutrofikasi jika konsentrasi total fosfat ke dalam air berada pada kisaran 35 – 100. Sebenarnya prsoses terjadinya eutrofikasi membutuhkan waktu yang sangat lama (ribuan tahun), namun akibat perkembangan ilmu teknologi yang menyokong modernisasi maka hanya dalam hitungan puluhan atau beberapa tahun saja sudah dapat terjadi eutrofikasi. Pengisian dan peningkatan sedimen secara cepat akan menyebabkan semakin cepat pula terbentuknya rawa dan hilangnya perairan fosfor dan nitrogen yang merupakan unsur pembatas proses eutrofikasi.
Perhatikan gambar berikut!
6.      Dampak negatif dari pencemaran pada gambar di atas
·         Dampak pada Kesehatan
-          Kromium  karsinogenik pada semua populasi.
-          Timbal  risiko penyakit ginjal dan kerusakan hati.
-          Benzena  leukemia atau kanker darah.
-          Merkuri → gangguan organ ginjal.
-          Siklodenia  infeksi dan gangguan fungsi organ hati.
-          Karmabat  gangguan saraf otot sehingga tubuh sulit bergerak.
-          Klorin  mengganggu fungsi kinerja organ hati dan ginjal serta meyebabkan gangguan saraf pusat di dalam otak.
·         Dampak pada Ekosistem
-          Mengakibatkan perubahan metabolisme pada organisme yang hidup di dalam tanah, akibatnya dapat memicu putusnya rantai makanan.
-          Berbagai jenis tumbuhan akan sulit tumbuh di atasnya. Kesuburan tanah akan menghilang dan akan sangat berbahaya bagi makhluk hidup (MH).
·         Dampak pada Pertanian
-          Perubahan hasil panen
-          Tumbuhan tidak dapat tumbuh dengan optimal sehingga tanah menjadi rawan mengalami erosi tanah.
-          Tanah tercemar secara permanen sehingga tidak bisa lagi untuk lahan pertanian.

-          Jika udara di atmosfer dicampuri dengan zat, energi, radiasi, dan komponen lainnya sehingga kualitas udara turun dan tidak sesuai dengan peruntukannya berarti pencemaran udara sudah terjadi.
-          Pencemaran udara disebabkan oleh asap buangan, misalnya gas CO2 hasil pembakaran sempurna, SO, SO2, CFC, CO hasil pembakaran tidak sempurna, dan asap rokok.


Rumiyati, Henny Purnamawati, dan Teo Sukoco. 2019. Buku LKS PR Biologi untuk SMA/MA Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam. Klaten: Intan Pariwara.
UKBM Biologi Kelas X Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Alam Semester 2 SMA Negeri 1 Cikarang Pusat oleh Hajizah, S.Pd., M. Bloomed.

Sumber Gambar

Sumber Internet


Komentar

Postingan Populer